drg. Dyah Nugrahani
Whatsapp: +62 858-7531-8029
Instagram: @yezio.dental.clinic
e-mail: yezio.dental.clinic@gmail.com
jangan ke tukang gigi
Lebih baik ke dokter gigi.
Author: drg. Dyah Nugrahani Editor: Joshua Aljamo Christ Prasetya
dipublis: 2025

Memang benar tukang gigi atau ahli gigi itu murah dan bisa melayani pasien apapun permintaan pasien.
Namun Klinik Gigi Yezio sering mendapatkan pasien yang mengeluh kesakitan hingga infeksi gusi akibat dirawat di tukang gigi.
Apa bedanya dengan 'dokter' gigi? Secara background pendidikan, tukang gigi tidak memiliki profesi dokter gigi, atau mungkin tidak memiliki Surat Izin Praktik (SIP).
Kedua, sebelum melakukan tindakan pada pasien (cabut gigi, tambal gigi, gigi palsu), dokter gigi memastikan bahwa pasiennya aman dan gigi serta gusinya siap untuk dilakukan tindakan.
Hal ini dilakukan karena dokter gigi telah mengambil sumpah untuk merawat gigi dan mulut pasien, menjaga kesehatannya, bukannya malah membuat infeksi dan memperparah keadaan.
Sedangkan tukang/ahli gigi seringkali melakukan tindakan kepada pasiennya tanpa mempertimbangkan keamanan dan prosedur atau SOP medis, terutama kesehatan gigi dan mulut.
Maka jadilah pasien yang bijak, apabila ada keluhan mengenai gigi dan mulut, datanglah ke dokter gigi karena mereka sangat terlatih secara profesional dan diberi izin untuk masalah gigi dan mulut.
